Advertisement

Jenis Karangan Berdasarkan Tujuan atau Teknik Penyampaian Gagasan

--www.coretantangan.com--Jenis Karangan Berdasarkan Tujuan atau Teknik Penyampaian Gagasan; jenis karangan

Jenis Karangan Berdasarkan Tujuan atau Teknik Penyampaian Gagasan

1. Deskripsi adalah karangan yang menggambarkan objek menurut pengalaman pancaindra dengan tujuan agar pembaca seolah-olah melihat dan bisa merasakan sendiri objek yang digambarkan penulis.
Di dalam paragraf deskriptif terdapat pola pengembangan paragraf, yaitu (1) Pola Spasial; (2) Pola Sudut Pandang. Pola sudut pandang adalah pola pengembangan yang berdasarkan pada posisi penulis saat menggambarkan suatu objek.
Pola sudut pandang terbagi lagi menjadi dua pola, yaitu pola:
a. Subjektif ialah pola yang menggambarkan objek sesuai penafsiran dengan disertai kesan atau opini dari penulis;
b. Objektif ialah pola pengembangan paragraf deskripsi dengan cara menggambarkan objek secara apa adanya tanpa disertai opini penulis.
Contoh:
Masjid Kobe merupakan masjid pertama yang dibangun pada tahun 1928 di kawasan paling terkenal di Kobe, Nakayamate Dori, Chuo-ku, Jepang. Masjid tertua di Jepang ini berdiri sangat kokoh dan anggun di antara bangunan-bangunan beraksitektur Eropa lainnya. Hal ini bisa dilihat dari kubah besar dan dua buah menara kembardi sampingnya. Jika sedang berada di sana, Anda akan melihat struktur bangunan tinggi dengan kubah utamanya yang besar. Itulah gaya khas Turki tradisional. Namun, bentuk jendelanya yang meruncing mengingatkan kita pada masjid-masjid bergaya India atau Persia. Sementara dua buah menara kembar yang mengapit pintu utama masjid dan kubah utama tunggalnya mengingatkan kita pada Masjid Sunitskaia di Vladikavkaz, Rusia.
(Sumber: Narasih Driyanala, cheria-travel.com)
2. Eksposisi adalah karangan yang memaparkan pengetahuan, keadaan, proses, masalah atau informasi dengan tujuan agar pembaca mendapatkan informasi sehingga memperluas kemampuan pembaca.
Contoh:
Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementrian Pariwisata Noviendi Makalam mengatakan pemerintah sedang menimbang kebijakan untuk membuka visa kunjungan singkat bagi warga negara Jepang. Pada 1 Januari 2015, Jepang akan membebaskan visa masuk bagi WNI. WNI yang akan memasuki wilayah Jepang harus menggunakan electronic pasport (e-pasport) dan tidak perlu visa lagi. Melihat regulasi yang dilakukan Jepang, pemerintah sedang mengkaji pembebasan visa bagi warga negara Jepang. Saat ini pemerintah juga sedang mengkaji pembebasan visa bagi empat negara lainnya, Rusia, Cina, Korea, dan Australia.
(Sumber: Tempo.co, 8 November 2014)
3. Persuasi adalah karangan yang bertujuan mempengaruhi dan mengajak pembaca sehingga pembaca dapat melaksanakan apa yang diinginkan penulis. Di dalam karangan persuasi terdapat kalimat persuasif atau kalimat perintah.
Contoh:
Perusahan dan karyawan pada hakikatnya saling membutuhkan. Karyawan merupakan aset perusahaan yang tanpa mereka roda bisnis tidak dapat berjalan. Begitu sebaliknya, karyawan membutuhkan perusahaan untuk bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan hidup. Melihat hubungan tersebut, kesejahteraan setiap karyawan wajib diperhatikan oleh perusahaan. Sebagai perusahaan sejatinya tidak hanya menuntut kewajiban para pekerja. Begitu pula dengan karyawan, jangan hanya menuntut hak mereka. Hubungan yang baik di antara keduanya pasti akan memberikan “keuntungan” tersendiri bagi kedua belah pihak.
(Sumber: Kompas, 4 September 2014)
4. Argumentasi adalah karangan yang menyajikan suatu permasalahan dan mengemukakan pendapatnya dengan memberikan alasan, contoh, dan bukti yangkuat agar pembaca menyakini kebenaran yang diungkapkan oleh penulis dan menyatakan persetujuannya.
Contoh:
Ilmuwan Jepang sukses membuat tikus menjadi transparan dengan menghilangkan pigmen yang mempengaruhi warna jaringan hewan itu. Kazuki Tainaka, pemimpin proyek ini, mengatakan bahwa keberhasilan proyek ini akan mendukung penelitian tentang perkembangan embrio, kanker, dan organ-dalam karena hal itu bisa dilakukan tanpa pembedahan.
Untuk menyulap tikus menjadi transparan, Tainaka dan rekannya dari University of Tokyo dan Japan Science and Teknology Agency fokus pada molekul bernama heme. Ilmuwan menyuntikkan cairan dengan kadar garam tinggi dan membiarkannya disirkulasikan ke seluruh tubuh tikus lewat jantung. Cairan akan membuat darah keluar dari pembuluh. Setelahnya tikus direndam selama dua minggu dalam zat kimia yang akan memecah hemoglobin menjadi heme dan globin. Oleh sebab itu, pemecahan bakal membuat tikus menjadi transparan.
(Sumber: KOMPAS.com., 7 November 2014)
5. Narasi adalah karangan berbentuk cerita yang merupakan rangkaian peristiwa atau kejadian yang disusun secara kronologis dengan tujuan agar pembaca seolah-olah mengalami kejadian yang diceritakan. Dalam paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konfik.
Menurut jenis ceritanya, narasi dibagi dua yaitu:
a. Narasi Sugestif ialah jenis narasi yang hanya mengisahkan suatu hasil rekaan, khayalan, atau imajinasi pengarang. Jenis karangan ini dapat dilihat pada roman, cerpen, hikayat, dongeng, dan novel. Narasi sugestif selalu melibatkan daya khayal atau imajinasi karena sasaran yang ingin dicapai yaitu kesan terhadap peristiwa.
Contoh
Gadis itu mengambil kelopak Sakura yang jatuh di bajunya. Ia memandang dengan tatapan kosong ke pohon Sakura. Entahlah apa yang dia pikirkan sekarang. “Konnichiwa!” sapa seorang gadis bermata coklat di belakang. “Konnichiwa!” kata gadis berambut pirang itu masih duduk di bangku taman. “Oh iya, watashi wa namae Rena. Rena Nayaka, Anata?” tanya gadis bermata coklat itu lalu duduk di bangku sebelah gadis bermbut pirang.
“Watashi wa namae Aruchan, Aruchan Morikawa.” kata gadis berambut pirang itu.Gadis bernama Rena itu tersenyum, senyumnya sangat manis dengan lesung pipitnya itu.“Nama yang indah.” kata Rena.“Arigatou gozaimasu.”, kata Aruchan tersenyum manis hingga memperlihatkan eye smilenya.
“Oh iya, ngomong-ngomong kau murid di Saitama High School juga ya?” tanya Rena.
“Iya.” Jawab Aruchan Singkat.“Lalu apa yang kau lakukan di sini?” tanya Rena. Arucha terdiam sesaat mencerna pertanyaan Rena.
“Aku, aku tak tahu apa yang kulakukan di sini. Aku hanya heran, mengapa bunga seindah ini hanya gugur dan bersemi satu tahun sekali? Tidakkah bunga ini abadi?” jawab Aruchan.
“Pertanyaan yang polos,” kata Rena sambil tersenyum.
(Sumber: cerpen Jepang, Haruno Sakura /Sakura musim Semi)
b. Narasi Ekspositoris ialah jenis narasi yang berisikan rangkaian perbuatan yang disampaikan secara informatif sehingga pembaca mengetahui peristiwa itu secara tepat.
Contoh
Siang itu, sabtu pekan lalu, Ramin bermain sangat bagus. Mula-mula ia menyodorkan sebuah kontramelodi yang hebat, lalu bergantian dengan klarinet, meniupkan garis melodi utamanya. Ramin dan tujuh kawannya berbaris seperti serdadu masuk ke tangsi, mengiringi Akhmad, mempelai pria yang akan menyunting Mulyati, gadis yang rumahnya di Perumahan Kampung Meruyung. Mereka membawakan “Mars Jalan” yang dirasa tepat untuk mengantar Akhmad, sang pengantin ....
(Sumber: wikibook)
Contoh
Kartun berasal dari bahasa Inggris “cartoon”, sedangkan anime diserap dari kata animation. Karena anime dan manga Jepang sangat hit dan popular di dunia, sebutan kartun lama-kelamaan berkurang dan orang-orang mulai memakai sebutan anime. Begitu pula dengan kata komik dan manga karena komik Jepang mendunia, orang-orang mulai menggunakan kata manga untuk komik yang berasal dari Jepang. Sebenarnya kata cartoon, comics, animation tidak ada perbedaan dengan kata anime dan manga, sebutannya saja yang berubah. Jadi, lebih detailnya komik merupakan buku manga, sedangkan animation/anime adalah gambar yang bergerak. Anime dan manga telah menjadi bahasa dunia bukan hanya digunakan oleh orang Jepang saja, melainkan juga oleh seluruh masyarakat dunia.
(Sumber: m. chiebukuro.yahoo.co.jp)
6. Kontrastif (pertentangan), berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Frase penghubung yang digunakan adalah akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya.
Contoh
Orang yang gemar bersepeda pada umumnya ialah orang-orang yang suka pada alam. Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke mana-mana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan menggerutu jika menemui jalan sempit di desa-desa.
(Sumber: wikibooks.org)
7. Berita ialah paragraf yang berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar.
Contoh
China mengecam rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, yang kini tinggal di pengasingan di India Utara. Pertemuan Obama dan Dalai Lama dijadwalkan berlangsung di Gedung Putih, Jumat (21/2) waktu setempat. Pertemuan tersebut dilakukan karena muncul keprihatinan AS terkait dengan meningkatnya ketegangan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia di kawasan Tibet.
(Kompas, 22 Februari 2014)
8. Analisis, yaitu paragraf yang merupakan proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian kemudian masing-masing subbagian dikembangkan secara berurutan.
Contoh
Maraknya tayangan yang tidak bermoral menghadirkan beragam adegan kekerasan di televisi. Dari mulai gaya bicara hingga perilaku individu tersebut. Umpatan, pukulan kerap menjadi adegan “wajib” dalam setiap episodenya. Bahkan tak jarang sering mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tak pantas diucapkan. Bahkan ada beberapa sinetron yang memang khusus menampilkan konf ik yang secara berkepanjangan seperti Cinta Fitri. Bukan hanya sinetron atau f lm, bahkan reality show yang kini marak bak jamur pun mengikuti sinetron yang sudah dulu melangkah dalam bidang kekerasan di televisi. Seharusnya terjadi hubungan vertikal antara Komisi Penyiaran Indonesia dengan masyarakat agar dapat menyaring setiap tayangan yang mengandung kekerasan serta peran orang tua yang secara kontinuitas mengawasi putra-putrinya dalam menonton tayangan di televisi.
(Sumber: myzohara.wordpress.com)
CONTOH SOAL
CONTOH SOAL
1. Sampah yang setiap hari dibuang, sebenarnya bisa disederhanakan menjadi dua macam sampah, yaitu sampah organik yang mudah membusuk dan sampah anorganik yang sulit membusuk. Sampah organik, misalnya, berupa sisa-sisa makanan atau sampah dapur yang biasanya basah dan daun-daun dari kebun. Sampah yang sulit membusuk atau tidak bisa membusuk antara lain berupa plastik, kaca atau gelas, logam, karet atau kulit imitasi, kayu besar, dan kain.
Kalimat topik yang berisi ide pokok dalam paragraf tersebut dikembangkan dengan cara …. (SPMB 2002)
A. Perbandingan
B. Sebab-akibat
C. Proses
D. Contoh-contoh
E. Klimaks
Pembahasan: kalimat topik paragraf tersebut deduktif dikembangkan dengan cara contoh-contoh. Terdapat kata misalnya yang merupakan ciri pengembangan paragraf contoh. Jawaban: (d)
2. Anak-anak keluarga miskin pada umumnya memasuki sekolah biasa dengan biaya murah. Sebaliknya, anak-anak keluarga kaya kebanyakan memasuki sekolah mahal dengan fasilitas lengkap dan modern. Apakah hal tersebut layak dipertahankan? Sekolah saat ini bagai sebuah lembaga yang terkotak-kotak. Jika demikian halnya, lembaga sekolah seolah-olah melegalkan ekslusivisme.
Pengembangan gagasan atau detil informasi pada paragraf di atas dilakukan secara …. (SPMB 2002)
A. Komparatif
B. Deskriftif
C. Kontrastif
D. Naratif
E. Analitis
Pembahasan: Dilakukan secara kontrastif (pertentangan). Paragraf kontrastif berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Frase penghubung yang digunakan adalah “akan tetapi”, “meskipun begitu”, “sebaliknya”. Paragraf tersebut mempertentangkan anak-anak keluarga kaya dengan keluarga miskin dalm pendidikan dan pemilihan sekolah.
Jawaban: (C)
3. Nasionalisme kini telah nyata. Nasionalisme bukan hanya merupakan komunitas politik yang dibayangkan karena komunitas kebangsaan itu kini sudah nyata. Contoh fenomena konkretisasi nasionalisme tersebut adalah rekonstruksi sejarah nasional Indonesia, gagasan integrasi perguruan tinggi agama dan perguruan tinggi umum dalam satu atap pendidikan nasional, menangnya partai-partai yang tidak berasas agama, tetapi berdasar ideologi negara-nasionalis, dan pemilihan presiden yang demokratis, damai, dan lancar.
Pengembangan paragraf tersebut menggunakan pola …. (SPMB 2005)
A. Ekspositoris
B. Narasi
C. Ilustrasi
D. Deskripsi Objektif
E. Deskripsi Subjektif
Pembahasan: Paragraf contoh adalah paragraf yang pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya menggunakan frase penghubung “seperti” dan “bagaikan”. Paragraf tersebut memberikan contoh, … Contoh fenomena konkretisasi nasionalisme tersebut . . . .
Jawaban: (C)
4. Air di Pegunungan Karst ibarat harta karun. Tidak semuanya muncul di permukaan dan mudah dijangkau. Dibutuhkan penelusuran gua untuk mengetahui dari mana dan ke arah mana air mengalir. Secara garis besar, air datang dari hujan yang jatuh ke permukaan Karst yang berpori dan bercelah. Ada yang membentuk bebatuan gamping melalui proses karstifkasi. Ada juga yang menetes dan jatuh membentuk bebatuan gamping melalui proses karstifkasi. Ada juga yang menetes dan jauh membentuk danau serta sungai kecil.
Wacana tersebut berupa …. (SIMAK UI 2012)
A. Penggambaran
B. Pemaparan
C. Penceritaan
D. Pembuktian
E. Ajakan 
Pembahasan: Wacana di atas memberikan sebuah gambaran (deskripsi) tentang air di Pegunungan Karst. Wacana penggambaran adalah wacana yang menggambarkan objek menurut pengalaman pancaindra dengan tujuan agar pembaca seolah-olah melihat dan bisa merasakan sendiri objek yang digambarkan penulis.
Jawaban: (A)

Open Comments
Advertisement