Advertisement

Penerapan Demokrasi di Rumah atau Keluarga

Pengaplikasian Demokrasi di Rumah atau Keluarga
Penggunaan Demokrasi di Rumah atau Keluarga

Apakah kalian pernah berselisih paham dengan anggota keluargamu yang lain, umpamanya dengan adik atau kakak? Perbedaan anggapan itu wajar dan harus diselesaikan secara tentram dan kekeluargaan.

Keluarga merupakan tempat pertama penanaman kebiasaan demokrasi. Adat demokrasi yang diaplikasikan dengan baik dalam keluarga akan mempermudah anak bertingkah demokratis ketika sudah dewasa.

Perilaku demokratis dalam kehidupan keluarga diantaranya merupakan dengan membudayakan musyawarah keluarga yang melibatkan semua anggota keluarga. Situasi-problem keluarga dimusyawarahkan untuk dicarikan penyelesaiannya secara bersama-sama.
Hubungan antar anggota keluarga di rumah harus dilakukan dengan baik supaya tercipta keluarga yang harmonis dan bersuka ria. Terciptanya keluarga-keluarga yang harmonis dan bersuka ria akan membawa dampak positif pada kehidupan masyarakat dan bangsa.

Masyarakat dan bangsa pada dasarnya terbentuk dari unit-unit keluarga sehingga kuat-lemah atau baik-buruknya keluarga ikut serta mempengaruhi maju-mundurnya masyarakat dan bangsa.

Skor-skor demokrasi benar-benar membantu dalam upaya menghasilkan keluarga yang kukuh, harmonis, dan bersuka ria. Skor-skor demokrasi perlu dipraktikkan oleh setiap anggota keluarga dalam relasi antaranggota keluarga.

 Berikut ini merupakan sebagian model penggunaan skor-skor demokrasi di lingkungan keluarga antara lain:
a. Menghargai anggapan anggota keluarga yang lain.
b. Musyawarah untuk membuat regulasi keluarga, menentukan tempat berlibur keluarga, dan lain-lain.
c. Menghormati hasil keputusan rapat keluarga dengan menjalankannya dengan sepenuh hati.
d. Berpartisipasi dalam setiap pertemuan keluarga untuk membahas bermacam-macam problem yang dihadapi keluarga.
e. Berusaha memberikan pandangan atau usulan dalam setiap musyawarah keluarga.
Open Comments
Advertisement